Rabu, 30 November 2016

I LOVE U


Dear bunda Nia
            Salam kenal, Aku Mika, perempuan setengah baya, yang lagi gandrung ama sosmed. Status menikah dengan 2 orang anak. Kata orang usiaku lagi memasuki puber kedua.
Sebagai ibu rumah tangga kebiasaaan Bangun pagi, untuk sibuk beres-beres rumah, bangunin si anak-anak untuk persiapan berangkat sekolah, bikin sarapan dan menyuapi mereka satu persatu…
Suamiku tercinta, masih sibuk dengan game dan sosmednya sambil tiduran di sofa menunggu anak-anak siap untuk diantar ke sekolah, sekalian dia pergi kekantor. Begitulah aktivitasku setiap hari. Setelah meraka semua berangkat aku sibuk dengan hobbyku nonton televisi sambil praktek in resep-resep kue yang aku dapat dari teman.
Kadang perasaan jenuh sempat hadir juga, ketika anak-anak pada kesekolah dan suami bekerja. Rumah sepi banget karena tinggal aku sendirian, mau main ketetangga juga pada kerja, maklum aku hidup diperumahan pinggiran kota yang tetangga kanan kiri uda mulai lebih asik dengan duniannya masing-masing ketimbang main ketetangga.
Disatu siang, perasaan galau ini uda tingkat dewa alias uda diubun2 rasanya
Suami uda seminggu keluar kota, otomatis aku juga tidak disapanya selama dia pergi,….maklum dia orangnya pendiam dan tidak romantic sama sekali….
Padahal sebagi istri pingin juga tuch, diperlakukan sedikit romantic,
Pingin juga ditelpon dan disebrang sana suara suamiku terucap kata I MISS U
Pingin juga setiap pagi sebelum dia berangkat kantor dan pulang kantor, dia sempatkan menciumku
Pingin juga setiap mau berangkat tidur dia memelukku dan bukan hanya saat pingin ML aja dia, membelaiku
Mungkin aku, bisa dibilang jablay ya…………….
Habis suamiku hemat banget bicaranya, dia ngobrol klo menurut dia ada hal yang penting untuk dibahas, atau sekedar say hello ketika dia memberikan uang belanja bulanan, dan itu uda berlangsung sejak 11 tahun yang lalu dan makin kesini, makin parah.
Sedangkan aku perempuan pendiam, yang juga takut untuk memulai pembicaraan, aku malu untuk meminta atau mengatakan keinginanku. Jadi klop sudah dech, kami hidup dalam kelengangan dan hanya dihidupkan oleh riuhnya suara anak-anak yang sesekali mengusik kami.
Eh, ngelantur dech ceritanya…….
Siang itu ditengah kegalauanku, aku menyalahkan lapi suamiku yang ada diruang kerjanya. Niatnya mau googling resep masakan atau handcraft yang bisa aku praktek in diwaktu senggang
Setengah jam telah berlalu……aku ditenggelamkan dengan asiknya googling resep2 kue, tiba2 ada pesan YM yang masuk ……..
Automatis aku juga pingin baca…..
“ hai !”
“Yank, lama nich ndak chat. Uda seminggu kita ndak bertemu. Kangen juga dech!”
“Emang kamu ndak kangen ya? Kapan kamu balik dari Jakarta ?”
Tulisan itu muncul secara beruntun, tanpa memberi kesempatan aku untuk berfikir siapa orang disebrang sana yang kirim message ke suamiku….. aku tertegun sesaat. Tanpa terasa air mata mengalir membasahi pipiku.
Aku tak mampu membendung kekecewaan dan perasaan dikhianati yang begitu saja menyeruak dilubuk hatiku…..
Rasanya nyilu  tiba-tiba hadir menusuk diuluh hatiku
Apakah semua perempuan akan merasakan hal yang sama? Ketika mengetahui yang tercinta bermain api dibelakang mereka
Rasa nyilu itu tak tertahankan, aku berlari menuju kekotak obat
Kubuka kotak putih itu, dengan perasaan gusar dan marah
Bukan malah ketemu, malah aku berhasil menjatuhkan semua isi kotak obat
“pyar” botol minyak kayu putih terjatuh dan pecah, disusul beberapa obat lain yang berjatuhan
Aku tertegun dan tersungkur sambil menangis sejadi-jadinya, tidak ada malu karena memang aku sendirian dirumah
Setengah jam telah lewat, aku teringat kalau aku telah meninggalkan lapi dalam keadaan hidup dan YM yang aktif.
Messange dilayar itu terus aja melontarkan rayuan-rayuan dan kemanjaan seorang yang lagi kasmaran.
Dan baru berhenti ketika aku ketikan kata “Anda Siapa?”
“Aku Mika” istri mas gatot yang punya YM ini
Dan selanjutnya,… tidak ada satupun kata yang muncul di layar message itu
Sejak hari itu, uluh hatiku berasa nyilu….dan seakan tak terobati
Kata-kata yang ingin aku lontarkan seperti tercekik ditenggorokanku
Tangisku membantu sedikit meluruhkan beban ini, ……………….namun masih sakit bingit ya

Hari itu senin 3 Januari 2014,
“kring…kring…kring” bunyi telepon bordering berulang kali mengusik lamunanku
Sudah dua hari aku tidak bisa tidur, mataku merah dan badanku sedikit lemah, kantung mataku tergambar jelas dimukakku
Ketika aku angkat telepon, sebuah suara aku dengar dari seberang sana. “Mika tolong aku dijemput dibandara” aku tunggu….dan selanjutnya bunyi tut tut tut tut, menandakan telepon disebrang telah ditutup
Aku raih kunci mobil dan menitipkan anak-anak pada pembantuku….., dan aku bilang, tolong bobokin anak2 dan jangan menunggu aku pulang.
Aku sama sekali tidak peduli dengan penampilanku hari itu, dan hanya satu yang ada dipikiranku, bahwa aku harus bertemu dan bicara denga suamiku
Sekarang orang yang aku tunggu sudah disampingku…. Dan aku mencoba membuka percakapan
“Pa !” kita mampir makan diluar ya, aku tadi belum sempat makan
“Ok” jalan aja, kamu pilih aja tempatnya dimana! Aq sudah makan tadi dibandara
Tiba diresto yang aku tuju, aq langsung cari tempat yang sepi dan jauh dari pelanggan lain, suamiku ngikut aja tanpa komentar apapun. Mungkin dia lelah dan malas bicara
Menu makanan sudah aku pesan.
Sambil sesekali menyeruput minumannya, suamiku tetap asik dengan gadgetnya……
Aku beranikan untuk membuka pembicaraan….
“Pa!” aku mau bicara…..
Dia terkesiap dan menatapku “ memang ada apa? (mungkin dia kaget, karena tidak biasanya aku melakukan itu) mukanya yang dingin tiba-tiba tampak serius menatapku
“Tiga hari lalu aku secara tidak sengaja membaca YM mu. (nadaku aku buat datar, agar aku tidak emosi dan kelihatan lemah dihadapannya)
“Perempuan di YM itu merindukanmu dan menunggu kedatanganmu” (sambil aku tunjukkan print screen dari pesan di YM)
“Sekarang aku Tanya, apa maumu Pa?” (kata-kata makian yang sudah aku siapkan seakan tercekik dileherku dan tidak bisa keluar)
Suamiku tertegun dan diam, beberapa saat dia menghela nafas panjang, (mungkin dia lagi berfikir keras untuk mencari alas an atau alibi yang membenarkan perselingkuhannya itu)
“Ma!” papa minta maaf (terdengar sangat berat,keluar dari bibirnya)
Sesaat kemudian, aku tak mampu lagi menahan tangisku…………..bulir-bulir air mataku deras membasahi pipiku
Dia memindah tempat duduknya kesampingku, dia peluk aku dengan erat, dan lirih kudengar dia sekali lagi meminta maaf padaku…….
Hatiku sangat perihhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
Kalau diibaratkan teriris dengan pisau dan lukanya dikasih jeruk nipis mungkin lebih parah dari itu.
Beberapa saat kami terdiam dalam kepedihanku, kami tidak bicara ataupun bertengkar.
Sekuat tenaga aku lontarkan kata “kalau kamu memilihnya, aku akan pergi dan kita akan berpisah!” dan kalau kau memilihku, maka tolong tinggalkan dia dan hapus semua hal yang berhubungan dengan perempuan itu!”
“Ma…. Aku pasti memilihmu! Dan akan meninggalkan dia”
“Tapi bisakah aku meminta padamu, agar kamu lebih perhatian padaku?”
“Bisakah kamu lebih peduli dan hangat padaku”
“Aku ingin melihatmu merajuk padaku!”
“Aku ingin kamu memeluk dan menciumku tanpa aku memintanya!”
“Aku ingin merasakan kamu merayuku!”
Ya Alloh, hatiku bergetar dan kutatap suamiku yang duduk bersimpuh dikakiku
Aku tak mampu berkata-kata
Hanya air mata yang semakin deras dan tak mampu aku bending
Ternyata dia menginginkan hal yang sama, seperti yang aku inginkan
Ternyata dia juga kesepian
Ternyata dia mengharapkan aku lebih agresif kepadanya
Hal itu membenarkan ungkapan yang pernah aku dengar “ bila perlu jadilah pelacur bagi suamimu agar dia tidak melirik perempuan lain”
Sejak hari itu, aku mulai merubah kebiasaan ku
Aku sering kali mencuri-curi ciuman dari suamiku, sesekali merajuk memintanya memelukku dan mungkin aku sengaja berpenampilan seksi ketika lagi pingin mengajakknya ML. Kadang sengaja aku selipkan pesan nakal ditasnya, sebelum dia berangkat kerja…….. dan ketika dia membacanya…dia langsung menelponku
I LOVE U My Dear,
Walaupun luka itu tak pernah sembuh, tapi aku bersyukur. Karena penghianatan itu mampu membuka mata hati kami untuk lebih jujur terhadap pasangan kami.

Alloh SWT selalu punya rencana indah untuk umat yang mencintai Nya.

ORIGINAL BY NIA

Kamis, 17 November 2016

TIPS SUKSES BERWIRAUSAHA

Menjadi berbeda untuk kebanyakan orang adalah hal yang sangat sulit. Berbeda itu seperti seekor kelinci di tengah kambing. Atau seperti satu pohon apel di antara deretan pohon jeruk di kebun jeruk. Padahal, menjadi berbeda itu unik, akan membuat seseorang menjadi mudah terlihat. Setiap mata seolah tertuju padanya. Tentu, akan jauh lebih baik jika beda di sini dalam konteks perbedaan yang positif.

Menjadi berbeda bisa dilakukan oleh siapa saja. Di dunia bisnis yang mengedepankan kreativitas, misalnya, perbedaan itu justru harus terus-menerus dilakukan agar hasil yang didapatkan tidak seragam dan bisa tampil menonjol di tengah kompetitor.

Jika kita memang baru belajar menjadi berbeda, ingin keluar menjadi individu yang berbeda, dan terlihat berbeda (agar hasil dari perbedaan itu bisa membuat kita mengubah keadaan sekitar menjadi lebih baik), maka hal ini yang harus kita lakukan:

1. Mulai Dari Pola Pikir
Pola pikir kita harus dibiasakan berbeda dengan orang lain. Seorang yang berbeda akan melihat hal-hal di hadapannya dengan sudut pandang yang kreatif. Sebuah tumpukan koran untuk orang biasa, hanya terlihat sebagai sampah yang kemudian cepat-cepat mereka kumpulkan untuk dijual kembali. Sedang untuk orang dengan pola pikir berbeda, maka tumpukan koran itu bisa saja dijadikan kerajinan seperti vas bunga, tempat pensil, bunga kertas, yang tentu saja nilai jualnya jauh lebih tinggi dari tumpukan koran yang belum diolah.

2. Jangan Takut Dicemooh
Ejekan orang lain yang tidak bisa melihat perbedaan sering menyakitkan. Dan tentu saja akan semakin menyakitkan, jika kita tidak bisa fokus pada mimpi yang selama ini ingin kita raih.

Takut dengan cemoohan orang lain kepada kita, itu artinya kita belum memiliki mental yang kuat. Jika itu yang terjadi maka yang harus kita perbaiki lebih dahulu adalah mental kita dalam menghadapi orang lain. Lakukan sesuatu yang berbeda dalam skala kecil terlebih dahulu. Misalnya mencoba mengemukakan opini kita yang berbeda dari orang lain, atau mencoba mengembangkan imajinasi seluasnya (bisa dipelajari dari anak-anak). Jika kita merasa tidak masalah dengan hal seperti itu, itu artinya kita sudah mulai melangkah di bagian awal zona bernama perbedaan.

3. Belajar Berani
Agar bisa menjadi berbeda, yang wajib kita miliki adalah keberanian—berani untuk melakukan hal-hal yang berbeda dan yakin perbedaan itu akan membuat kita menjadi manusia yang lebih bermanfaat.

Belajar berani mengambil keputusan untuk tidak hanya menjadi pengikut, adalah hal paling awal yang bisa kita pelajari. Berani berkata tidak adalah langkah berikutnya. Berani mengecewakan orang lain untuk hal yang sifatnya prinsip dan kita anggap benar adalah langkah yang lainnya lain.

4. Jangan Berhenti di Tengah Jalan
Hal berbeda yang kita lakukan, ketika sudah menemui jalan suksesnya, akan mendatangkan orang-orang yang akan mengikuti/meniru apa yang kita lakukan. Kita tidak perlu berhenti atau putus asa karena hal itu. Kita juga tidak perlu berhenti di tengah jalan hanya karena ide kita dicuri orang lain. Kita adalah kepala dan pengikut kita adalah ekor. Tugas kita terus mencari inovasi sesuatu yang berbeda.

Percayalah yang pertama selalu menjadi yang diingat oleh orang lain.

5. Mulai dari Sekarang!
It’s now or never, itu kata sebuah lagu. Ambil keputusan sekarang atau tidak sama sekali.
Berlama-lama berpikir untuk mengambil keputusan, hanya akan menghasilkan kebimbangan, bukan keputusan yang matang. Kita akan menjadi ragu dan semakin takut untuk mengambil keputusan. Maka, lakukan sekarang. Dan nikmati kenyataan bahwa menjadi berbeda itu membuat hidup kita jauh lebih berwarna.

Catatan: Harus diingat, sekadar berbeda saja belum cukup. Cari nilai manfaat yang bisa dikembangkan dari perbedaan yang kita buat. Jika itu bisa kita lakukan, niscaya nilai kreatif dari hasil perbedaaan itu bisa membuat kita sukses di berbagai bidang. Selamat mencoba!

Kamis, 03 November 2016

CINTAKU, KUBAWA SAMPAI MATI

DEAR, Bunda Nia

            Maafkan aku karena mengusik kesibukannku dengan rintihan hatiku. Sudah tak terhitung aku mengaduh padamu. Setelah surat ini engkau terima, aku tidak yakin mampu menulis lagi surat berikutnya untukmu.
Seperti yang lalu-lalu, aku selalu bercerita padamu, tapi disurat terakhir ini aku akan memperkenalkan diriku kembali, karena memang sudah cukup lama aku mengabaikanmu.
Aku Salimar, seorang perempuan bersuami dan memiliki 2 orang anak.
Dimasa mudaku (1977), Aku adalah bunga desa yang diperebutkan banyak laki-laki. 
Diusiaku yang belia (17 tahun) sudah berulang kali ada tamu yang mau meminangku untuk putra-putra mereka. 
Calon 1 seorang Insinyur,
Calon 2 seorang pegawai BUMN 
dan calon 3 pemuda kampung lulusan SD tetangga sebelah

Dan pilihan ortuku ku adalah pemuda kampung lulusan SD!!!!! 
"Dunia mau runtuh", kiamat rasanya aku mendengar keputusan yang dibuat ortu ku................................tapi apa daya, aku hanya seorang anak yang harus patuh dan tidak boleh mengecewakan mereka.

Tibalah hari pernikahanku...............semua berlalu dengan cepat.....................
Satu bulan pertama aku lalui tanpa kata.............tanpa teguran, tanpa bersinggungan apalagi malam pertama
(mungkin hanya mimpi bagiku)
Dengan sikapku yang sekeras batu karang, suamiku tidak pernah bergeming, 

Seperti hari-hari sebelumnya,
Dia selalu melakukan semuanya untukku. mulai masak, mencuci baju, belanja dapur, dan semua kewajiban ibu rumah tangga liannya, dia yang kerjakan.
Blom lagi klo aku merajuk minta dibelikan sesuatu,
Seperti pagi ini aku minta dia membelikan buah melon kesukaanku sambil ngancam, "Klo ndak dapat melon, ndak usa pulang!"
Siang ini hujan sangat deras....................sungai besar didepan rumah sudah hampir penuh
Jalan kampungku dari ujung keujung tak terlihat seorangpun lewat
Aku mulai gelisah.....................berkali-kali aku mondar mandir diruang tamu sambil sesekali melongok keluar jendela
Belum ada tanda-tanda dia mau  datang
Udara dingin perkampunganku membuat aku ketiduran dan terbangun saat aku dengar adzan sholat Ashar
Aku terkesiap dan melongok kepintu............dan masih sama, tidak ada tanda-tanda orang datang
Sesaat setelah aku selesaikan sholatku.............aku dengar sayup-sayup ada suara pintu diketuk
Aku berdiri dan berhambur menuju pintu..................eh dia sudah datang....badannya basah kuyup sambil memanggul sepeda anginnya yang sudah tak mampu berjalan karena jalan berbatu dan berlumpur
Bukannya memeluk atau menyambutnya dengan senyuman, tapi aku memaki-maki dia karena tak membawa yang aku pesan
Tapi sejak hari itu.............. hatiku mulai bergetar....benih cinta telah hadir tanpa aku sadari. Aku sering kwatir kalau dia tak kunjung datang dan rindu kalau dia tak menyapaku.
Setelah itu semua berjalan sangat manis.....................anak pertamaku lahir dan dua tahun kemudian hadir anak keduaku
Hidup begitu berwarna...walaupun kami hanya tinggal dikampung disudut perkotaan
Perekonomian semakin membaik....kami mampu membangun rumah dan mengisinya dengan perabot impianku,  yang salah satunya Televisi Tabung hitam putih (dijaman itu satu kampung hanya ada 2 orang yang memiliki)
Anak-anakku tumbuh dewasa......satu persatu mulai meninggalkan rumah untuk menuntut ilmu dikota
Kami keluarga sukses dikala itu dan semua mengalir sesuai dengan keinginanku

Tiba disuatu masa dimana dunia sudah ada televisi layar datar, telepon genggam,dan barang elit lainnya.....disitulah kehidupanku mulai seperti neraka. 

Kamis 03 Oktober 2005, jam 07.00 WIB
"kring kring kring" bunyi telepon suamiku berdering, karena suamiku mandi,  aku berinisiatif untuk angkat telfonnya
"hallo." 3x aku ulang tapi tetap tidak ada jawaban...
10 menit kemudian ...."kling klung" bunyi pesan masuk, sejurus kemudian ponsel aku raih dan aku baca pesannya
"sayang hari ini aku tunggu dirumah ya!" spontan ponsel langsung aku banting

Duniaku telah hancur
Suami yang sangat mencintai dan kucintai telah memiliki perempuan lain
Sejak hari itu hidupku jadi neraka duniawi

Tiada hari tanpa pertengkaran
Keluarga besarku semua mendukungku, tapi itu tak membuat suamiku bergeming untuk meninggalkan perempuan pelacur itu
Kemarahan dan hatiku yang luka membawaku kedalam kehancuran
Aku sering keluar masuk rumah kyai, orang pintar untuk menyembuhkan suamiku akibat ilmu pelet perempuan sundal itu
Tapi penderitaanku tidak segera berakhir
Ketika harta benda uda mulai ludes, aku harus tetap bertahan untuk anak-anakku
Beberapa Aset aku jual untuk biaya hidup dan kuliah anak-anakku
Dipagi buta aku sudah harus bangun untuk mempersiapkan  jualanku
Kujalani profesi sebagai penjual kue keliling kampung hanya untuk sekedar menyambung hidup
Siang hari,aku mulai menjahit dan terkadang aku kerjakan sampai tengah malam
Suamiku sudah jarang pulang
Dia pulang hanya ketika butuh uang 

4 tahun telah berlalu
Anak-anakku sudah bekerja dan berkeluarga
Mereka tumbuh sebagai anak2 yang sukses

Aku bersyukur........................Alloh SWT masih memberikan surganya untukku
Mereka secara bergantian menjengukku 
Mereka datang dengan senyuman dan kebahagiaan
Sesaat aku mampu mengikis penat dan lara hatiku

Tiba ditahun 2012, berita besar menghancurkan puing-puing hatiku yang sudah terkoyak
Aku dinyatakan kena kanker 

Tak terhitung tempat pengobatan yang aku datangi
Tapi akhirnya aku harus menyerah 
Aku harus kemo 2kali sebulan

Badanku semakin lemah dan kurus
Rambutku yang hitam legam menjadi memutih dan akhirnya gundul
Kulitku yang putih bersih mulai keriput dan menghitam
kakiku sudah tak mampu memijak bumi dengan seimbang

Hari-hari aku lalui dengan penderitaanku 
Aku kesulitan memejamkan mata,karena seringkali rasa nyeri menyeruak datang ditengah tidurku

Aku hanya mampu menangis
Hatiku nyilu dan teriris
Penderitaanku ini seakan tak berujung
Suamiku tak sekalipun mau melihatku
Suatu sore sayup sayup kudengar pertengkaran anakku dengan ayah nya
Sambil menahan sakit yang luar biasa, aku coba lebih fakus mendengarkan mereka

Terlontar kata "Ibumu sangat bau,aq tidak kuat mencium baunya !" katanya saat menolak permintaan putrinya yang memintah dia masuk kamarku
Sekali lagi, aku ingin mati............ seakan tidak ada artinya hidup!
Orang yang aku cintai segenap hati telah mencampakkanku tanpa mau melihatku sama sekali

Tanpa terasa 3 tahun aku sudah membawa kanker dan luka hati ini bersamaku
Hari ini kalaupun tuhan memanggilku aku akan bersiap
Aku meminta putriku untuk selalu memandikakku dengan bersih
Mengganti balutan lukaku dengan rutin
Dan setiap  mau tidur,aku minta dia,meluruskankan kakiku
Selalu aku lantunkan doa dari Ayat-ayat suci Al-Quran yang mampu menenangkan hatiku dan berpasrah
Biar ketika tuhan memanggilku aku sudah siap menghadapNya

Sebelum aku tidak mampu melakukan apapun, akan aku torehkan penaku untukmu
Hidupku .............sudah terlalu berat untuk aku lalui
Air mataku sudah kering untuk bisa mengalir 
Hatiku sudah terlalu beku untuk menghibah
Namun sampai hari ini aku masih berharap suamiku mau menengokku
Akan aku sampaikan satu kata " I LOVE U "

Terima kasih telah mau mendengarku
My baby

Original By Nia






Selasa, 01 November 2016

KATA SIAPA CEWEK TIDAK BOLEH PDKT DULUAN ?

       Selama ini selalu menjadi perdebatan " Apakah cewek bisa melakukan PDKT duluan ama Cowok Incarannnya?" Sekarang sebelum membahas lebih dalam tentang perbedaan tersebut, mari kita samakan perbedaan persepsi tentang beberapa hal yang terpaut dengan hal itu
          Dunia lagi gencar-gencarnya membahas tentang kesetaraan Gender, dimana Wanita berhak mempunyai kesempatan dan kedudukan yang sama dengan Pria, tapi kenapa hal tersebut tidak berlaku untuk kasus CINTA
Well, Ngedeketin cowok tidak berarti kami harus agresif juga loh. Kamu bilang hai ! sambil menatap tajam kayak kita mau menelan bulat-bulat tuch cowok, tentunya bukan malah bikin dia interest ke kita, mungkin malah bikin dia lari terbirit. alias il feel
 









Harus ada kontak cara yang lebih halus untuk PDKT
  1. Buat Kontak Mata, Setidaknya kalian tertarik dengan orang yang ada didekat anda, berinteraksi dengan anda dan mungkin setiap hari anda temui, dan tentunya ada saat anda bertemu dengan dia, manfaatkan moment itu untuk membalas tatapannya saat berpapasan dan melemparkan senyuman kepadanya sebelum buang muka. Selanjutnya perhatikan gelagatnya, apakah dia salting dan terus menatapmu ?. Kayaknya dia juga tertarik.
  2. Lontarkan Pertanyaan, kamu bisa berpura-pura bertanya arah ketoilet atau jam, tapi perlu diperhatikan sekeliling loh! jangan sampai tanya JAM ketika didepan anda sudah terpampang Jam segede Gajah. 
  3. Berikan Pujian, misalnya ketika bertemu dengan si DIA yang sedang membaca buku, atau dia tampil dengan gaya rambut baru
  4. Pura-pura nambrak atau menjatuhkan barang didekatnya, adegan ini sering ada difilm dan sukses membuat mereka berkenalan. tentunya tidak ada salahnya trik ini dipakai didunia nyata.
  5. well Next Time klo ketemu dengan orang yang anda taksir di jalan, di mall anda bisa aplikasikan trik diatas, tentunya anda lebih tahu trik yang mana, yang paling tepat untuk dipakai !
Good luck and Nice Day
See u next artikel by Nia